Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM menyelenggarakan program penugasan residen semester akhir sebagai bentuk pengabdian masyarakat di wilayah dengan keterbatasan layanan kesehatan. Salah satu residen yang ditugaskan adalah dr. Devie Novita di RSUD Akhmad Berahim, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.
Selain melaksanakan tugas klinis di rumah sakit tersebut, dr. Devie turut menginisiasi berbagai kegiatan pengabdian kepada Masyarakat, salah satunya Penguatan Tenaga Kesehatan dan Guru dalam Pelaksanaan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kesehatan, yang menjadi sarana peningkatan kapasitas para pemangku peran dalam edukasi kesehatan remaja. Kegiatan ini diselenggarakan pada 13 November 2025 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Tidung bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Tidung. Peserta kegiatan meliputi tenaga kesehatan puskesmas, guru, serta perwakilan organisasi yang terlibat dalam promosi kesehatan remaja.
Dalam sesi pemaparan, dr. Devie menyampaikan materi mengenai kesehatan reproduksi remaja, menekankan pentingnya informasi yang akurat, mudah dipahami, serta komunikatif bagi kelompok usia muda. Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi mengenai tantangan pelaksanaan KIE di daerah dengan keterbatasan fasilitas, termasuk strategi untuk memperkuat literasi kesehatan remaja di wilayah tersebut.
Partisipasi Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM dalam penugasan ini menjadi wujud nyata kontribusi akademik untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di daerah 3T.
Melalui kegiatan edukasi dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan serta guru, program ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan pada pencegahan masalah kesehatan reproduksi remaja serta peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Tana Tidung.
Program penugasan residen dan kegiatan pengabdian ini menunjukkan peran strategis FK-KMK UGM dalam memperkuat layanan kesehatan di wilayah dengan keterbatasan sumber daya. Upaya ini tidak hanya meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan lokal, tetapi juga memperluas jangkauan edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja, sehingga berkontribusi pada pembangunan kesehatan berkelanjutan di daerah Tana Tidung. (Kontributor: dr. Devie Novita).